Kisah Nabi Sulaiman Menyembelih Kuda Karena Allah

Kisah Nabi Sulaiman Menyembelih Kuda Karena Allah, Lalu Allah Menggantinya dengan (Anugerah) Angin yang Tunduk Kepadanya

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
وَوَهَبْنَا لِدَاوٗدَ سُلَيْمٰنَ ۗ نِعْمَ الْعَبْدُ ۗ اِنَّـهٗۤ اَوَّا بٌ 

"Dan kepada Daud Kami karuniakan (anak bernama) Sulaiman, dia adalah sebaik baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah)." (QS. Sad 38 : Ayat 30)
اِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِا لْعَشِيِّ الصّٰفِنٰتُ الْجِيَا دُ 

"(Ingatlah) ketika pada suatu sore dipertunjukkan kepadanya (kuda kuda) yang jinak, (tetapi) sangat cepat larinya," (QS. Sad 38 : Ayat 31)
فَقَا لَ اِنِّيْۤ اَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّيْ ۚ حَتّٰى تَوَا رَتْ بِا لْحِجَا بِ 

"Maka dia berkata, "Sesungguhnya aku menyukai segala yang baik (kuda), yang membuat aku tersibukkan dari ingat akan (kekuasaan) Tuhanku, sampai matahari terbenam." (QS. Sad 38 : Ayat 32)
رُدُّوْهَا عَلَيَّ  ۗ فَطَفِقَ مَسْحًا بِۢا لسُّوْقِ وَ الْاَ عْنَا قِ

"Bawalah semua kuda itu kembali kepadaku." Lalu dia mengusap usap kaki dan leher kuda itu." (QS. Sad 38 : Ayat 33)
Allah menyebutkan, bahwa Dia menganugerahkan kepada putra Nabi Daud 'alaihissalam, bernama Nabi Sulaiman 'alaihissalam. Allah memuji Nabi Sulaiman 'alaihissalam bahwa dia banyak kembali kepada-Nya, lalu Allah menyebutkan perkaranya tentang kuda. Berikut ini kisah selengkapnya tentang Nabi Sulaiman 'alaihissalam,

Nabi Sulaiman 'alaihissalam begitu cintanya kepada kuda untuk digunakan jihad di jalan Allah. Beliau memiliki kuda kuda yang kuat, cepat, dan bersayap. Kuda kudanya berjumlah 20 ribu. Ketika ia memeriksa dan mengatur kuda kuda tersebut, ia ketinggalan shalat Ashar karena lupa, bukan di sengaja.

Saat Nabi Sulaiman 'alaihissalam mengetahui bahwa beliau ketinggalan melakukan shalat karena kuda kuda tersebut, ia pun berkata dengan bersumpah, "Tidak, demi Allah, janganlah kalian (kuda kudaku) melalaikanku dari menyembah Tuhanku." Lalu beliau memerintahkan agar kuda kuda itu disembelih. Maka beliau memukul leher leher dan urat urat nadi kuda kuda tersebut dengan pedang.

Ketika Allah mengetahui hamba-Nya yang bernama Nabi Sulaiman 'alaihissalam menyembelih kuda kuda tersebut karena Diri-Nya, karena takut dari siksa-Nya, serta karena kecintaan dan pemuliaan kepada-Nya, karena beliau sibuk dengan kuda kuda tersebut sehingga habis waktu shalat.

Sebab hal tersebut, Allah lalu menggantikan untuknya sesuatu yang lebih baik dari kuda kuda tersebut, yakni angin yang bisa berhembus dengan perintahnya, sehingga akan menjadi subur daerah yang dilewatinya, perjalanannya sebulan dan kembalinya juga sebulan. Dan tentu, ini lebih cepat dan lebih baik dari pada kuda. Karena itu, benarlah apa yang disabdakan oleh Rasulullah ﷺ,
إِنَّكَ لاَ تَدَعُ شَيْئًا إِتِّقَاءً لله تَعَالَى إِلاَّ أَعْطَاكَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ خَيْرًا مِنْهُ) رواه أحمد و البيهقي)

"Sesungguhnya tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena takut kepada Allah, kecuali Allah akan memberimu (sesuatu) yang lebih baik dari padanya." (HR. Ahmad dan Al Baihaqi, hadits shahih)