Malaikat Ar Ra'd

Malaikat Ar Ra'd adalah Malaikat pengatur awan dan hujan, ia mengaturnya dengan menggunakan petir sebagai cambuk.

Ketika ditanya tentang petir, Ibnu Taimiyyah mengatakan dalam hadits marfu' (sampai kepada Nabi Muhammad ﷺ) pada riwayat At Tirmidzi dan selainnya,
"Nabi Muhammad ﷺ ditanya tentang petir, lalu beliau ﷺ menjawab, "Petir adalah malaikat yang diberi tugas mengurus awan dan bersamanya pengoyak dari api yang memindahkan awan sesuai dengan kehendak Allah."
Ketika menafsirkan surat Al Baqarah ayat 19, As Suyuthi mengatakan bahwa petir adalah malaikat yang ditugaskan untuk mengatur awan. Ada juga yang berpendapat bahwa petir adalah suara malaikat. Sedangkan kilat (barq) adalah kilatan cahaya dari cambuk malaikat tersebut untuk menggiring mendung (Lihat dalam Tafsir Jalalain).

Kisah dari Abu Hurairah dari Nabi Muhammad ﷺ bersabda,
"Tatkala seorang laki laki berada di tanah lapang (gurun) dia mendengar suara di awan, "Sirami lah kebun fulan," maka menjauh lah awan tersebut kemudian menumpahkan air di suatu tanah berbatu hitam, maka saluran air di situ (dari saluran saluran yang ada) telah memuat air seluruhnya." (HR. Imam Muslim)
Malaikat Ar Ra'd bertugas untuk mengatur awan. Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhu berkata,
"Orang orang Yahudi datang menemui Nabi Muhammad ﷺ, lalu mereka bertanya, "Wahai Abul Qasim, kami akan bertanya kepadamu tentang beberapa hal. Jika engkau menjawabnya maka kami akan mengikuti, mempercayai, dan beriman kepadamu." Mereka bertanya, "Beritahukan kepada kami tentang Ar Ra'd, apakah itu ?" Beliau ﷺ menjawab, "Salah satu malaikat yang diserahi tugas untuk mengatur awan." (HR. An Nasa'i, dihasankan oleh Syeikh Al Albani dalam Ash Shahihah nomor 1872)