Kisah Nabi Muhammad - Mukjizat Rasulullah ﷺ

Mukjizat Nabi Muhammad ﷺ, Keluarnya Air dari Jari Jemari

Keluarnya air dari jari jemari Rasulullah ﷺ merupakan salah satu bukti kebenaran risalah beliau ﷺ. Kejadian itu disaksikan oleh banyak orang dan terjadi diluar kemampuan manusia.

Di antara hadits yang menerangkan peristiwa itu, ialah seperti yang diceritakan oleh sahabat Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim,
"Saya melihat Rasulullah ﷺ, dan ketika itu waktu Ahsar telah tiba. Lalu manusia mencari air untuk berwudhu, tetapi tidak memperolehnya. Lalu ada seseorang membawakan air untuk berwudhu.

Maka beliau ﷺ meletakkan tangannya ke dalam bejana tempat air itu, dan menyuruh semua orang berwudhu dari situ." Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu berkata, "Saya melihat air keluar dari jari jari beliau ﷺ, sehingga semua orang dapat berwudhu dengan air itu." (HR. Al Bukhari dan Muslim)
"Pada suatu hari saat peperangan Hudaibiyah, orang orang mengalami kehausan. Mereka tidak mendapatkan air untuk minum dan berwudhu, kecuali sedikit yang ada di tempat minum Rasulullah ﷺ.

Maka beliau ﷺ berwudhu, lalu manusia berebut untuk mendapatkan air karena sangat sedikitnya air, sehingga beliau ﷺ bersabda, "Apakah yang terjadi dengan kalian ?" Mereka menjawab, "Kami tidak memiliki air untuk berwudhu dan minum melainkan yang engkau miliki."

Maka Rasulullah ﷺ meletakkan tangannya di sebuah tempat, lalu air memancar dari jari jari beliau ﷺ seperti mata air. Kemudian kami pun minum dan berwudhu.

Kemudian perawi hadits, Salim bin Abi Ja'd bertanya kepada Jaabir bin Abdillah, "Berapakah jumlah kalian ?" Jaabir menjawab, "Seandainya jumlah kami seratus ribu, pastikan akan mencukupi. Akan tetapi jumlah kami hanya lima ratus orang." (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Qadhi Iyadh berkata,
"Kisah yang diriwayatkan oleh orang orang yang tsiqah (dipercaya) ini dari kalangan jama'ah yang banyak, sanadnya sampai kepada para sahabat. Dan peristiwa itu terjadi di tempat tempat berkumpulnya sebagian mereka, di tempat keramaian, dan di tempat berkumpulnya pasukan perang. Tidak ada satu pun yang mengingkari perawi tersebut. Sehingga hal ini merupakan sebuah tambahan yang menjelaskan tentang kenabiannya." (Fathul Bari, 6/676)
Ibnu Abdil Barr menukil perkataan Imam Al Muzani, bahwasanya ia berkata,
"Keluarnya air dari jari jemari Rasulullah ﷺ itu merupakan mukjizat yang lebih agung dari pada keluarnya air dari batu ketika Nabi Musa 'alaihissalam memukulkan tongkatnya yang kemudian memancarkan air darinya. Karena keluarnya air dari batu merupakan perihal yang telah dimengerti dan dikenal, berbeda dengan keluarnya air di antara daging dan darah." (Fathul Bari, 6/677)
Ada sebuah syair yang berbunyi,
Kalaupun dahulu Nabi Musa 'alaihissalam dapat memancarkan air dengan tongkatnya. Maka dari tangan Rasulullah ﷺ, sungguh air menjadi meluap."