Malaikat Lailatul Qadar

Malaikat Lailatul Qadar merupakan malaikat Jibril dan serombongan malaikat yang turun setiap Lailatul Qadar pada bulan Ramadhan.

Anas bin Malik berkata, Rasulullah ﷺ bersabda,
"Apabila datang malam Lailatul Qadar, maka turunlah Malaikat Jibril dengan rombongan malaikat. Mereka membacakan shalawat dan salam atas setiap hamba yang berdiri atau duduk sambil berdzikir kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala."
Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu berkata,
"Malaikat malaikat turun ke bumi pada pada malam Lailatul Qadar lebih banyak dari bilangan batu kerikil. Dibukalah pintu pintu langit untuk turunnya malaikat itu sebagaimana riwayat yang datang dan bersinar terang lah beberapa nur serta terjadilah suatu pemunculan (tajalli) yang besar yaitu terbukanya sebagian alam malaikat. Manusia dalam hal ini sangat berbeda beda. Di antara mereka ada yang dibukakan alam langit dan bumi kemudian terbukalah beberapa hijab yang menutup langit, lalu dia dapat menyaksikan malaikat malaikat dalam bentuk aslinya, yaitu ada yang berdiri, ruku', sujud, dzikir, bersyukur, membaca tasbih, dan membaca tahlil. Diantara manusia ada yang terbuka baginya, sehingga tampak surga dengan apa yang ada di dalamnya."
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman,
اِنَّاۤ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam qadar." (QS. Al Qadr 97 : Ayat 1)
وَمَاۤ اَدْرٰٮكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ 

"Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu ?" (QS. Al Qadr 97 : Ayat 2)
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍ 

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari pada seribu bulan." (QS. Al Qadr 97 : Ayat 3)
تَنَزَّلُ الْمَلٰٓئِكَةُ وَا لرُّوْحُ فِيْهَا بِاِ ذْنِ رَبِّهِمْ ۚ مِّنْ كُلِّ اَمْرٍ 

"Pada malam itu turun para malaikat dan Roh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan." (QS. Al Qadr 97 : Ayat 4)
سَلٰمٌ  ۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

"Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar." (QS. Al Qadr 97: Ayat 5)